Langsung ke konten utama

Begini Kronologis meninggalnya seorang asal Garut



Dewi Supartini (34) asal Garut, Jawa Barat ini tewas mengenaskan setelah diduga dilindas oleh suaminya Iwan (35) dengan truk di Kampung Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Selasa (2/5) malam. Dewi tewas dengan luka parah di bagian perut hingga paha.
Kasubag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon mengatakan sebelum kejadian nahas tersebut berlangsung, keduanya terlibat cekcok di kediaman mereka di Kampung Cilincing, Desa Sindanglaya, Karangpawitan, satu kilometer dari rumah mereka.

"Cekcok dulu sebelum kejadian dengan suaminya, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara pelaku dengan korban cekcok masalah rumah tangga," ungkapnya di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Rabu (3/5).
foto:alhikmah.co

Ridwan mengatakan, setelah cekcok tersebut Dewi membuntuti suaminya yang hendak berangkat kerja. Namun ketika berada di TKP tepatnya di Kampung Cimurah, korban menghalangi lajur kendaraan pelaku. Diketahui, pelaku IS (35) dalam kesehariannya bekerja sebagai seorang kernet truk angkutan barang.
"Jadi sekitar satu kilometer, korban membuntuti pelaku yang melaju dengan tronton bernopol Z 8897 DF, namun ketika berada di Kampung Cimurah, korban menghalangi lajur kendaraan pelaku. Belum diketahui disengaja atau tidaknya masih dalam penyelidikan. Yang pasti, korban tewas terlindas ban mobil depan sebelah kiri," katanya.
Iwan, tidak menolong istrinya, dia malah melarikan diri. Dewi yang mengalami luka parah ditolong warga sekitar yang mendengar jeritannya. Ia segera dilarikan ke RSUD Dr Slamet, namun nyawanya tak tertolong dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Iwan berhasil ditangkap di kawasan Terminal Guntur, Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul saat sedang beristirahat di dalam truknya, beberapa jam setelah kejadian.
Hingga kini polisi sendiri masih mendalami motif pelaku yang tega melakukan hal ini kepada istrinya sendiri. Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Ruangan SatReskrim Polres Garut, Kecamatan Karangpawitan Garut.

https://news.detik.com/jawabarat/3490576/sebelum-tewas-digilas-suami-pakai-truk-istri-buntuti-hingga-1-km

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lebih Jauh Makna Batik Parang

Batik Parang merupakan salah satu batik yang paling terkenal di Indonesia. Bagaimana tidak, batik ini merupakan salah satu motif yang paling laku di pasaran, bak kacang goreng. Bahkan mungkin batik ini merupakan motif yang langsung terbayang di benak Anda sekalian begitu kita bicara tentang batik. Bener tidak? 
Batik Parang adalah batik dengan motif yang miring 45 derajat. Dimana motifnya terdiri dari huruf S yang saling menyambung tiada henti. Pasti Anda pernah lihat dong? Mungkin salah satu alasan mengapa batik ini sangat populer adalah fakta bahwa motif batik ini jaman dulu hanya diperuntukkan bagi pemimpin, petinggi dan raja di Keraton Yogyakarta. Ya, batik ini dikenal sebagai batik yang hanya boleh digunakan oleh kalangan kerajaan saja. Tidak hanya itu, bahkan batik Parang hanya dapat diciptakan oleh para pelayan kerajaan yang ditunjuk, dengan menggunakan stempel buatan kerajaan pula. Sungguh hebat motif ini. Makanya, mungkin ketika larangan menggunakan motif tertentu telah dica…

Dapatkan Cetaphil Indonesia Hanya di BLANJA.com

4 Kawasan Sunrise Property yang Hangat saat Anda Membeli Apartemen Cibubur